Sinopsis Harry Potter and the Chamber of Secrets

  • Whatsapp

Harry Potter and the Chamber of Secrets menjadi film kedua dari 8 film Harry Potter yang diadaptasi berdasarkan novel karya J.K Rowling. Bagi kamu yang ingin mengetahui sinopsi film tersebut, kamu sudah tepat menemukan artikel ini.


Informasi Film Harry Potter and the Chamber of Secrets

Judul Film:Harry Potter and The Chamber of Secrets
Director:Chris Columbus
Penulis:J.K. Rowling (novel), Steve Kloves (screenplay)
Genre:Adventures, Family, Fantasy, Mistery
Negara:Inggris, Amerika Serikat, Jerman
Bahasa:Inggris
Tanggal Rilis:3 November 2002 (Inggris)
Co Produksi:Warner Bros, Heyday Films, 1492 Pictures
Durasi:2j 54m
Rating:7,4/10 (IMDb)

Melanjuti film sebelumnya yang berjudul Harry Potter and The Sorcerer’s Stone. Kali ini Chris Colombus kembali menududuki kursi sebagai sutradara.


Poster

Harry Potter and the Chamber of Secrets poster
Foto: Pinterest.com

Sinopsis Harry Potter and The Chamber of Secrets

Dalam film ini dimulai ketika ulang tahun ke-12 Harry Potter, keluarga Dursley – Vernon paman Harry, Bibi petunia, dan Dudley mengadakan pesta makan malam untuk klien dari perusahaan rig pengeboran Vernon.

Kala itu Harry tak diundang, namun dia diam-diam menghabiskan malamnya dikamar sendirian, meskipun dirinya malu mengapa teman-teman sekolahnya tak mengirim hadiah atau kartu pos.

Tetapi ketika berada dikamarnya, Harry kedatangan seorang peri rumah bernama Dobby. peri rumah tersebut tidak memberi hadiah maupun kartu pos, melaikan memperingatkan Harry untuk tidak kembali ke Hogwarts dan mengakui bahwa Dobby telah mencegat surat dari teman-temannya yang dikirim untuk Harry.

Dobby terus memohon kepada Harry untuk tidak kembali ke sekolah sihir Hogwarts dengan alasannya jika dia kembali kesana, maka dirinya dalam keadaan bahaya.

Namun Harry bersikukuh untuk kembali kesana dan dia mengatakan bahwa Hogwarts adalah keluarga dan rumahnya.

Tidak dapat meyakinkan Harry, akhirnya Dobby mencoba untuk mengusir Bibi petunia menggunakan sihir untuk menghancurkan hidangan penutupnya di lantai dan mengekspos Harry yang dilarang menggunakan sihir di luar sekolah.

Kesepakatan untuk kembali ke Hogwarts dengan paman Vernon gagal, namun Harry menerima kesempatan kedua dari Kementerian Sihir dan menerima izin untuk kembali ke awal tahun ajaran.

Sementara itu, paman Vernon menghukum Harry dengan memasang jeruji besi di jendela dan mengunci pintu kamarnya. Akan tetapi, sahabat Harry yang bernama Ron Weasley tiba dengan mobil terbangnya yang dibantu oleh saudara kembarnya bernama Fred dan George.

Ron membantu Harry keluar dari kamarnya yang dipasang jeruji besi untuk kembali ke sekolah sihir. Paman Vernon yang mengetahui hal tersebut langsung bergegas ke kamar Harry dan berhasil menahan kaki Harry yang tengah naik ke mobil terbang. Beruntung Harry bisa lolos dari pamannya.

Sesampainya di Burrow tempat kediaman Ron. Harry tinggal bersama keluarga Weasley lainnya – ibu Molly, ayah Ron, putra tertua Percy, dan Ginny (yang ngefans berat sama Harry).

Ketika pergi ke Oblique Alley, mereka bertemu kembali dengan Hermione Granger dan bertemu Lucius Malfoy, ayah dari musuh besar Harry Draco, dan Hildera Lockhart, penulis otobiografi yang diangkat menjadi profesor Pertahanan Ilmu Hitam setelah kematian Profesor Quirrell.

Setelah bertemu dengan Lucius Malfoy, Ron dan Harry pergi ke stasiun. Ketika Harry dan Ron mendekati Platform 93⁄4. di stasiun raja penyeberangan, tembok yang menjadi penghubung ke dunia sihir itu mendadak tidak bisa ditembus.

Akhirnya mereka memutuskan untuk pergi dengan mobil Arthur ke Hogwarts. Namun sayangnya ada beberapa muggle (manusia biasa) yang melihat mobil milik Arthur tersebut terbang, yang seharusnya hal ini menjadi rahasia.

Ditengah perjalanan Harry meminta Ron untuk mencari dan mengikuti kereta yang menuju Hogwarts dan seketika ia mendengar suara klakson kereta tersebut.

Setelah berhenti di rel, mereka mengira bahwa kereta itu ada didepannya, namun ternyata kereta tersebut malah berada dibelakang mobil yang dikendarai oleh Ron dan Harry. Sontak mereka berdua panik dan langsung menancap gas, sampai-sampai mobil Arthur itu menabrak Dull Willow di tanah.

Sebagai hukuman atas kecelakan tersebut, Ron ditugaskan untuk membersihkan trofi sekolah dan Harry membantu Profesor Lockhart untuk menyapa para penggemar melalui surat-suratnya.

Harry belajar banyak tentang prasangka beberapa penyihir tentang darah dalam hal darah ‘murni’ (warisan magis) dan darah orang-orang muggle (non-magis).

Keanehan mulai dirasakan oleh Harry setelah mendengar suara mendesis yang berasal dari diding sekolah.

Selama hantu berpesta kematian Gryffindor House, Harry, Hermione, dan Ron menemukan kucing pengawas sekolah Argus Filch itu membeku dan ada sebuah peringatan yang tertulis di dinding sekolah.

Dengan rasa penasaran tentang sejarah Kamar Rahasia. Harry bersama 2 sahabatnya menemukan seorang profesor hantu sejarah sihir di Cuthbert Binns, yang diduga berisi monster mengerikan di dalamnya.

Menariknya, dia diciptakan oleh salah satu pendiri Hogwarts, Salazar Slytherin, setelah perselisihan dengan pendiri lainnya Godric Gryfindor, Helga Hufflepuff, dan Rowena Ravenclaw. Slytherin percaya kalau siswa yang berasal dari non-magis harus ditolak masuk ke Hogwarts.

Dalam upaya untuk memperbaiki cideranya, Lockhart dengan tak sengaja mengambil semua tulang dari tangan Harry yang patah, dan mengharuskan ia menginap di rumah sakit.

Ketika bermain Quidditch, Bludger, salah satu bola yang terlibat dalam permainan Quidditch, mengejar Harry. Sebuah bola yang seharusnya berzig-zag ke pemain mana pun jika dipukul, malah terus mengejar dan membuat tangan Harry patah.

Disana ia kembali bertemu dengan Dobby, dia memberitahu Harry bahwa Bludger tersebut telah di sihir oleh dirinya dan menyegel gerbang ke Kings Cross, bahkan Dobby mengaku jika Kamar Rahasia telah dibuka sebelumnya.

Setelah Harry sembuh, ada serangan lain yang menyerang kepada mahasiswa baru Gryffindor bernama Colin Creevy, yang memuja Hary, dan situasi saat ini mendadak dalam keadaan panik.

Kemudian, Profesor Lockhart dan Severus Snape memberikan pelajaran duel untuk para siswa, di mana ternyata Harry adalah “Parsellmouth”, yang berarti bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk berbicara dengan ular.


Trailer


Pemeran

  • Daniel Radcliffe sebagai Harry Potter
  • Rupert Grint sebagai Ronald Weasley
  • Emma Watson sebagai Hermione Granger
  • Richard Harris sebagai Albus Dumbledore
  • Maggie Smith sebagai Minerva McGonagall
  • Alan Rickman sebagai Severus Snape
  • Kenneth Branagh sebagai Gilderoy Lockhart
  • Robbie Coltrane sebagai Rubeus Hagrid
  • Warwick Davis sebagai Filius Flitwick
  • David Bradley sebagai Argus Filch
  • Christian Coulson sebagai Tom Marvolo Riddle/Lord Voldemort
  • Robert Hardy sebagai Cornelius Fudge
  • Jason Isaacs sebagai Lucius Malfoy
  • Tom Felton sebagai Draco Malfoy
  • Richard Griffiths sebagai Vernon Dursley
  • Fiona Shaw sebagai Petunia Dursley
  • Harry Melling sebagai Dudley Dursley
  • John Cleese sebagai Nick Si-Kepala-Nyaris-Putus
  • Mark Williams sebagai Arthur Weasley
  • Julie Walters sebagai Molly Weasley
  • Matthew Lewis sebagai Neville Longbottom
  • James Phelps sebagai Fred Weasley
  • Oliver Phelps sebagai George Weasley
  • Chris Rankin sebagai Percy Weasley
  • Bonnie Wright sebagai Ginny Weasley
  • Devon Murray sebagai Seamus Finnigan
  • Joshua Herdman sebagai Gregory Goyle
  • James Waylett sebagai Vincent Crabbe

Penghargaan

  • 2003: Nominasi Best Feature Film | BAFTA Children’s Award
  • 2002: Nominasi Best Production Design | BAFTA Film Award
  • 2003: Nominasi Best Movie for Grownups Who Refuse to Grow Up | Movies for Grownups Award
  • 2004: Nominasi Best DVD Special Edition Release | Saturn Award
  • 2003: Nominasi Best Fantasy Film | Saturn Award
  • 2003: Nominasi Best Perfomance by a Younger Actor | Saturn Award
  • 2003: Nominasi Best Director | Saturn Award
  • 2003: Nominasi Best Costumes | Saturn Award
  • 2003: Nominasi Best Make-up | Saturn Award
  • 2003: Nominasi Best Special Effects | Saturn Award
  • 2012: Pemenang AFI Awards, USA
  • 2003: Nominasi Best Foreign Feature Film | Amanda Awards
  • 2012: Pemenang Art Director Guild
  • 2002: Nominasi Best Achievement in Art Direction | Award Circuit Community Awards
  • 2002: Nominasi Best Achievement in Costume Design | Award Circuit Community Awards
  • 2002: Nominasi Best Original Score | Award Circuit Community Awards
  • 2002: Nominasi Best Achievement in Visual Effect | Award Circuit Community Awards
  • 2003: Nominasi Best Foreign Film | Award of the Japanese Academy
  • 2003: Pemenang BMI Film & TV Awards
  • 2003: Nominasi Favorite Film Franchise | Broadcast Film Critics Association Awards
  • 2003: Pemenang Best Composer | Broadcast Film Critics Association Awards
  • 2003: Pemenang Best Family Film – Live Action | Broadcast Film Critics Association Awards
  • 2003: Nominasi Best Digital Actiong Perfomance | Broadcast Film Critics Association Awards
  • 2003: Nominasi Best Overall DVD, New Movie (Including All Extra Features) | DVD Exclusive Awards
  • 2003: Nominasi Best Games and Interactivities | DVD Exclusive Awards
  • 2006: Pemenang Empire Awads, UK
  • 2003: Nominasi Visual Effects | Gold Derby Awards
  • 2002: Nominasi Most Overrated Movie of the Year | Golden Schmoes Awards
  • 2002: Nominasi Best Special Effects of the Year | Golden Schmoes Awards
  • 2003: Nominasi Best Animation/Family | Golden Trailer Awards
  • 2002: Pemenang Best Sci-Fi/Fantasy Theme | GoldSpirit Awards
  • 2002: Nominasi Best Recording Edition | GoldSpirit Awards
  • 2004: Nominasi Best Score Soundtrack Album for a Motion Picture, Television or Other Visual Media | Grammy Awwards
  • 2003: Nominasi Best Special Makeup Effects – Feature | Hollywood Makeup Artist and Hair Stylist Guild Awards
  • 2003: Pemenang Outstanding Translated Foreign Film | Huabiao Film Awards
  • 2003: Nominasi Best Dramatic Presentation – Long Form | Hugo Awards
  • 2003: Nominasi Favorite Movie | Kids’ Choice Awards, USA
  • 2003: Nominasi Best Visual Effect | International Online Cinema Awards
  • 2003: Pemenang British Supporting Actor of the Year | London Critics Circle Film Awards
  • 2003: Pemenang Best Foreign Languange Film | Mainchi Film Concours
  • 2003: Nominasi Best Sound Editing in Foreign Features | Motion Picture Sound Editors, USA
  • 2003: Nominasi Best Virtual Perfomance | MTV Movie + TV Awards
  • 2003: Nominasi Best Visual Effects | Online Film & Television Association
  • 2003: Nominasi Best Visual Effects | Online Film Critics Society Award
  • 2013: Nominasi Favorite Move Fan Following | People’s Choice Awards, USA
  • 2003: Pemenang Best Live Action Family Film | Phoenix Film Critics Society Awards
  • 2003: Pemenang Best Performance by a Youth in a Leading or Supporting Role – Female | Phoenix Film Critics Society Awards
  • 2003: Nominasi Best Acting Ensemble | Phoenix Film Critics Society Awards
  • 2011: Nominasi Best Youth DVD | Satellite Awards
  • 2006: Nominasi Best DVD Extras | Satellite Awards
  • 2002: Nominasi Most Annoying Non-Human Character | The Stinkers Bad Movie Awards
  • 2003: Nominasi Best Character Animation in a Live Action Motion Picture | Visual Effects Society Awards
  • 2003: Nominasi Best Compositing in a Motion Picture | Visual Effects Society Awards